Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dan Abu Sa’id Al Khudri Radhiyallahu Anhuma, Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :
“Tidak duduk suatu kaum yang berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,terkecuali para Malaikat mengelilingi mereka, kemudian diselubungi oleh Rahmat ALLAH,dimana ketenangan turun kepada mereka, dan ALLAH berdzikir (balik) kepada mereka pada orang yang ada disisi-NYA”. ( HR. Muslim).
Sesungguhnya sepanjang kita menjalani hidup ini, dan menyerahkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,dengan niat ikhlas maka gerak dan diam,tidur dan terjaga dihitung sebagai langkah-langkah mencari keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala,demikian juga segala aktfitas ibadah kita selalu diwarnai dengan doa, isi shalat adalah merupakan doa, shaum, haji diwarnai doa, semua aktfitas kita mulai dari beranjak tidur hingga terbangun kembali semua diwarnai doa,segala aktiftas baik ibadah mahdah, gairuh mahdah semua berisi doa, diawali dan diakahiri dengan doa pula. Dengan demikian inti dari ibadah adalah doa.